Dan saya menulis untuk berbagi.. Untuk menjadi abadi, juga menunjukan eksistensi bahwa saya pernah ada di bumi ini..
Showing posts with label Puisi Menyek-menyek. Show all posts
Showing posts with label Puisi Menyek-menyek. Show all posts

Tuesday, July 15, 2008

Sekarang.. dan Selamanya!

Tak perlu menjadi hebat untuk aku cintai, karena akupun tak ingin harus menjadi hebat juga untuk kamu cintai
Hanya perlu sebentuk hati yang utuh tanpa terbagi.
Tak perlu sejuta kata untuk meyakinkan aku, karena akupun tak yakin bisa mencipta sejuta kata untuk meyakinkan kamu
Hanya perlu satu kata yang mengungkapkan segalanya
Tak perlu penuh materi kamu membahagiakan aku, karena akupun tak memiliki materi yang penuh untuk membahagiakan kamu
Hanya perlu sebentuk kehangatan dan kebersamaan yang abadi

Sekarang dan selamanya..

15 Juli 2008 
Sendiri..

Wednesday, June 25, 2008

Aku Tidak Sendiri.. dan Aku Bahagia!

Kau gariskan hidupku seperti ini untuk aku menyadari..
Bahwa betapa kesunyian itu dingin dan beku seperti bumi yang dilupakan cahaya pagi..
Terkadang gelap, lembab.. kosong..
Dan aku menangis seperti sekumpulan binatang pagi yang menanti tetes embun pertama yang katanya terasa manis..
Lalu Kau berikan aku keajaiban yang juga telah Kau gariskan untuk aku memahami..
Bahwa sesungguhnya aku tidak sendiri..
Dan Kau tidak pernah benar-benar meninggalkan aku..
Ketika sayup terdengar panggilan untuk menghadapMu.. perlahan rasa hangat mengalir, kekosongan mencair.. dan keegoisanpun sirna..
Kesendirianku bukan apa-apa..
Karena sebenarnya aku tidak pernah benar-benar sendiri..
Dan aku bahagia..

25 Juni 2008
“Ya Allah.. terima kasih! Kau beri begitu banyak keajaiban dalam hidupku..” 
Untuk suamiku dan bayi di dalam kandunganku.. sampai kapanpun.. tak akan pernah berkurang setitikpun cinta dariku.

Thursday, August 30, 2007

Bawa Dia, Tuhan.. Kepadaku!

Bawa dia kepadaku Tuhan..
Untuk aku cintai
Untuk aku miliki
Seutuhnya.. selamanya..

Aku mencintai dia lebih dari apa yang pernah aku kira..
Aku menginginkan dia lebih dari apapun..

Dia nafasku..
Aku hampa tanpa dia
Dia hidupku..
Mimpi terindahku

Bawa dia kepadaku Tuhan..
Untuk aku cintai..

Jangan pisahkan
Jangan bentangkan jarak
Jangan ciptakan jurang
Jangan jauhkan dia dariku

Karena aku mati tanpa dia
Aku lemah
Aku rapuh
Dan aku bukan apa-apa..

Thursday, August 9, 2007

..and We

Begin at the first sight..
And then we try to know each other..
And we started to date..
And then we become couple..
And fulfill each other..
And facing problem..
Then we started to cry..
And yelling each other..
Then realize that we fall in love each other..
And inseparable..
And then we found that we are part of each other’s life..
In a good times also in a bad times..
And then try to be the best for each other..
And promise not only till death do us part but in heaven we’ll always together..

9 Oktober 2007 - “Bukan hari yang spesial tapi hari ini cerah, diawal kehidupan aku dan kamu.. dan aku sadar aku begitu mencintai kamu..”

Monday, May 21, 2007

Ketika

Ketika aku memanggil namamu..
Maka sebenarnya dalam hati aku berucap..
Tuhan Maha Mengetahui

Ketika mata mulai mencari adanya dirimu..
Maka sebenarnya dalam pikirku selalu terbersit..
Tuhan Maha Pemurah

Ketika jiwa mulai terbang mendekati kehangatanmu..
Maka sebenarnya aku meyakini..
Tuhan Maha Memberikan Keajaiban

Ketika aku merasakan nyata bahwa kamu benar-benar ada..
Maka sebenarnya aku selalu percaya..
Tuhan Maha Penyayang

Sesungguhnya dalam setiap tarikan nafas, ribuan langkah kaki dan sejuta mimpi yang aku miliki, adalah doaku yang memohon untuk membawa aku dan kamu kepada cinta yang sebenarnya..

Wednesday, May 16, 2007

dan Ternyata..

Ternyata aku salah ketika mengira bahwa bintang itu hanya bisa aku mimpikan
Aku salah ketika mengira tak akan pernah bisa aku menyentuh, aku merasa.. atau aku memiliki
 
Karena kamu mengajarkan aku melihat dengan hati
Memahami dengan jiwa
Dan memiliki tanpa rasa egois
 
Dan ketika aku tersadar..
Ternyata aku memimpikan kamu menjadi bintangku yang sempurna yang akan membawaku menuju surga

Thursday, May 3, 2007

Kalau Aku..

Kalau aku berjalan terlalu cepat..
Tolong Tuhan..
Diingatkan
 
Kalau suatu saat aku tersesat..
Tolong Tuhan..
Jangan bosan menuntunku kembali
 
Dan kalau memang aku pantas..
Tolong Tuhan..
Beri aku kesempatan
 
Mudah-mudahan kali ini bukan hanya sekedar hati yang merasa sepi..

Tuesday, February 6, 2007

Pernah Ngga Lo Berpikir?!

Pernah ngga lo berpikir..
Kalau di sini ada orang yang terlukai..
Dengan tanpa dia sempat menyadari..

Pernah ngga lo berpikir..
Kalau kepedihan yang lo rasakan..
Ternyata pada suatu saat nanti justru bisa membunuh dia.. 
 
Pernah ngga lo berpikir..
Kalau kebohongan demi kebohongan yang lo rangkai..
Suatu saat juga bisa membunuh lo..

Pernah ngga lo berpikir..
Saat lo mengira diri lo adalah korban..
Lo menyertai orang lain yang datang dengan niat baik dari hati yang terdalam..

Pernah ngga lo berpikir..
Saat lo mengira semua baik-baik aja..
Justru pada saat itu lo menghancurkan dunia lo sendiri..

Pernah ngga lo berpikir..
Tanpa membuat diri lo menjadi egois..
Dengan kasih sayang tingkat tinggi Tuhan sudah menyertakan lo dalam beberapa skenarionya..

Monday, December 19, 2005

Puisi Ulang Tahun

Bukan peluk mesra
Hanya ucapan selamat pagi
Bahkan tanpa janji kesetiaan
Tapi abadi sampai akhir

Bukan puisi indah
Hanya segenggam rasa sayang
Dan cinta tanpa batas
Sekarang dan selamanya

Ulang tahunku, Desember 2005
“masih di kotak yang sama”

Saturday, November 5, 2005

Mawar, Bunga Matahari dan Bidadari

Aku bukan mawar yang kemudian menjadi benalu
Mungkin aku seperti bunga matahari
Hanya saja aku mencari cahaya pagi bukan dari timur
Dan aku ingin seperti benang sari 
Yang tertiup angin kesana-kemari 
Tapi aku ingin lebih seperti kumbang 
Yang dapat terbang bebas di atas awan 
Atau aku ingin menjadi bidadari 
Yang terbiasa menghirup udara pagi 
Tapi aku lelah 
Aku hanya ingin mencari madu 
Yang terasa lebih manis di dalam mimpiku 

Nov 2005 – masih di dalam kotak

Friday, May 23, 2003

Mimpi Terbang

Semalam aku mimpi terbang

Aku bertemu burung
Aku bertemu kumbang
Aku juga bertemu kupu-kupu
Tapi semalam aku tak hanya bermimpi terbang
Aku bermimpi terbang sambil tertawa

Aku bebas..
Lepas.. 
Bebas bersama burung yang bercerita 
Lepas bersama kumbang yang terbahak-bahak
Dan kupu-kupu yang menari 
Aku hanya tertawa.. 

Semalam aku bermimpi terbang sambil tertawa 
Aku bahagia sampai menangis 
Aku menangis sambil tertawa
Tapi.. aku tak mau hanya bermimpi 

Di kamar.. pagi-pagi dini hari Mei 2003 
“Aku pikir sayapku terbawa saat terbangun.. ternyata hanya air mata”